Membuat Hiren's BootCD Terbaru di USB Flash Drive


Langkah Mudah Membuat Hiren's BootCD Terbaru di USB Flash Drive
Setelah kita mendownload Hiren's BootCD Terbaru di artikel sebelumnya. kali ini akan dikenalkan bagaimana membuat boot dari USB Flash Drive atai USB Flash Disk menggunakan PendriveLinux dengan nama Software yaitu Universal USB Installer . Berikut langkah-langkahnya :
  1. Download ISO dari Hiren's BootCD Terbaru (link)
  2. Download Software Universal USB Installer Terbaru (link)
  3. Setelah Download Jalankan Software Universal USB Installer dan ikuti langkah-langkah dibawah ini :
    Langkah Mudah Membuat Hiren's BootCD Terbaru di USB Flash Drive
    • Step 1 : Pilih Hiren's Boot CD pada menu Dropdown diatas.
    • Step 2 : Pilih ISO Hiren's Boot CD yang telah didownload tadi, Penulis menggunakan Hiren's Boot CD 15.1
    • Step 3 : Pilih Drive USB (jangan salah pilih Drive, pastikan dengan benar), kemudian pada pilihan We Will Format Ceklist saja., jika sudah selesai Klik Create.
  4. Klik YES, untuk melanjutkan proses.
    Langkah Mudah Membuat Hiren's BootCD Terbaru di USB Flash Drive
  5. Tunggu sampai proses selesai
    Langkah Mudah Membuat Hiren's BootCD Terbaru di USB Flash Drive
  6. Klik Close jika semua proses sudah selesai.
    Langkah Mudah Membuat Hiren's BootCD Terbaru di USB Flash Drive
Semoga bermanfaat.

Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)

Membuat USB Booting untuk satu atau dua Sistem Operasi dalam satu flashdisk sepertinya sudah banyak kita temui, namun untuk membuat USB Booting untuk Unlimited Sistem Operasi seperti Multiboot untuk Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, Debian, Kali Linux atau All Image Linux .ISO, System Recovery dan Unlimited  Sistem Operasi Linux lainnya serta dapat digunakan juga untuk  Unlimited system utility seperti Hirenboot CD, DLCD Ultimate Boot, atau sistem Operasi lainnya dalam satu flashdisk akan lebih menarik.
Anda Penasaran, berikut ini cara-caranya :

  1. Langkah selanjutnya Install Aplikasi RMPrepUSB, seperti pada langkah berikut.
    Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)
  2. Setelah proses Installasi selesai, Langsung saja jalankan Aplikasi  RMPrepUSB-nya.
    Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)
  3. Masukan Flash Disk yang dijadikan USB Multiple Unlimited Booting, lebih besar ukurannya  tentunya akan lebih baik karena dapat menampung file ISO lebih banyak lagi. Jika Flashdisk yang kita masukan masih belum terdeteksi juga, silakan klik Refresh atau tekan F5 sesuai dengan petunjuk yang ada pada program aplikasi.
  4. Untuk memulainya silakan pilih terlebih dahulu lokasi drive flashdisk
  5. Untuk pilihan boot loader version biarkan default (jangan ada perubahan), untuk file system dapat anda pilih menjadi NTFS, untuk setingan lainnya biarkan default. Jika semua pengaturan selesai klik Prepare Drive, kemudian ikuti langkah-langkahnya sesuai petunjuk yang diberikan.
    Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)
    Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)
    Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)
  6. Langkah selanjutnya adalah Install Grub4DOS pada flasihdisk Anda, fungsi grub4dos adalah untuk melakukan proses booting, Jika proses diatas sudah selesai, langkah selanjutnya adalah klik Install Grub4DOS, seperti pada gambar disamping.
    Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)
  7. Jika ada peringatan, seperti gambar dibawah ini, klik OK saja.
    Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)
  8. Langkah terakhir adalah Ekstrak Aplikasi Easy2Boot yang sudah didownload tadi pada USB Flashdisk yang sebelumnya sudah disiapkan.
    Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)
    Ingat jangan dijadikan folder lagi, nanti proses booting tidak akan bisa dilakukan, posisi folder hasil ekstrak easy2boot ketika kita membuka USB Flashdisk tampilannya harus seperti berikut.
    Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)
  9. Terakhir, Copy Image .ISO ke dalam folder _ISO yang didalamnya sudah ada Folder menurut system operasi atau utility yang akan digunakan nanti, ingat harus sesuai Nama Foldernya, Misalnya ISO Linux, harus ditempatkan dalam Folder LINUX.
    Membuat USB Multiple Unlimited Booting dalam satu Flashdisk (Windows XP, 7, 8, 10, Linux Ubuntu, All Linux, Hirenboot, DLCD Boot, All ISO)
  10. Cukup mudah bukan, silakan jika ada pertanyaan atau tambahan melalui komentar dibawah ini. Terima kasih, semoga bermanfaat

Belajar HTML Dasar 3

Setelah Anda mempelajari HTML – Dasar 2 pada blok ini mengenai element-element text, kali ini saya akan mencoba memaparkan tentang mengenai elemen-elemen dasar Link <A> mudah-mudahan dengan mempelajari bagian ini anda dapat memahami penggunaan element-element untuk menghubungkan ke internal atau eksternal halaman web dan juga dilengkapi dengan elemen Daftar urutan yang nantinya berguna untuk membuat website atau blog Anda lebih kelihtan rapi.

Link/AnchorLink <A>

Objektif :
Setelah mempelajari materi Link ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk menghubungkan ke internal atau eksternal halaman web.
Element :
Element  </A>
Element </a> , befungsi untuk menghubungkan ke internal ataupun eksternal halaman web. Element ini mempunyai attribute href, name, dan target.  Attribute href berfungsi sebagai hypertext reference yang mempunyai nilai URI (uniform resource identifier) yang akan menghubungkan ke eksternal halaman web. Attribute name berfungsi untuk menghubungkan ke tempat tujuan dalam halaman web (anchor). Attribute target berfungsi untuk menampilkan halaman web pada suatu jendela frame atau jendela baru.
Sintaks:
<a href="uri" name="name" target="_blank"|"parent"|"_top"|"_self">
   ...........................
</a>                                                                                                                              -------------

Element </a> sering disebut juga dengan perintah anchor <A> digunakan untuk membuat suatu link. Untuk membuat link ke dokumen HTML lain digunakan perintah <A HREF = “nama_dokumen”>Teks pada browser</A>.
Anda juga bisa membuat link dalam sebuah dokumen HTML. Untuk itu perlu dipersiapkan nama anchor lokasi tujuan dari link tersebut. Nama anchor dibuat dengan menambahkan atribut NAME pada tag <A>. Misalnya <A NAME = “Bugs”</A>. Cara melakukan link ke bagian tersebut adalah <A HREF = “#nama_anchor”>teks pada browser</A>.
Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Link</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<A NAME="traffic">3 Cara meningkatkan traffic blog :</A>
<BLOCKQUOTE>
<P>1.Pakai Teknis SEO,<A HREF="http://rizalefendikct.blogspot.co.id/2016/03/windows-xp-pro-sp3-corporate-student.html
">Baca selengkapnya</A>
<P>2.Niche Content
<P>3.Gratiskan apa yang bisa digratiskan
<P>
<A HREF="http://rizalefendikct.blogspot.co.id/2016/03/windows-xp-pro-sp3-corporate-student.html
">Untuk penjelasan lebih lanjut silahkan klik disini</A>
</BLOCKQUOTE>
<P><A NAME="traffic">link no error</A>
<BLOCKQUOTE>
<P>Pastikan tidak ada link yang error di blok Anda
<BR>Tidak kebayangkan pengunjung yang kecewa dan pergi karena ada link yang rusak.
</BLOCKQUOTE>
<P><A HREF="http://rizalefendikct.blogspot.co.id/2016/03/windows-xp-pro-sp3-corporate-student.html
">Untuk cara teknis SEO baca selengkapnya</A>
<BLOCKQUOTE>
<P>Link navigasi blok harus tersusun secara rapi
<BR>Dan tidak membingungkan pengunjung.
</BLOCKQUOTE>
<P><A HREF="#traffic">kembali ke atas</A>
</BODY>
</HTML>

 linkhtml1
3 HTML Daftar Urutan
Objektif :
Setelah mempelajari materi ini diharapkan anda dapat memahami penggunaan element-element untuk pembuatan daftar urutan.
Element  :
Element OL(ordered list), Element UL(unordered list), Element LI(list item).
1. Element OL (Orderd List).
Element OL berfungsi untuk membuat nomor daftar urut. Element ini mempunyai attribute yaitu start, dan type. Attribute start berfungsi untuk memberikan nilai awal dari daftar urutan, attribute type berfungsi untuk memilih bentuk daftar urutan yaitu A untuk abjad huruf besar, a untuk abjad huruf kecil, I untuk abjad romawi besar, i untuk abjad romawi kecil, 1 untuk angka decimal (default: start="1" type="1" ). Dalam element OL harus terdapat beberapa element LI.
Sintaks:
<ol start="number" type="A"|"a"|"I"|"i"|"1">
........................
</ol>

Ordered list digunakan untuk membuat daftar dimana tiap bagiannya memiliki nomor secara berurut. Ordered list dimulai dengan menggunakan tag <OL> dan diakhiri </OL>. Untuk menyatakan tiap bagiannya digunakan tag <LI> dimana tag ini tidak menggunakan penutup.
Contoh:

<HTML>
<HEAD><TITLE>Ordered List</TITLE></HEAD>
<BODY>
5 situs PTC yang sangat direkomendasikan
<OL>
<LI>NEOBUX                                                 
<LI>ONBUX                                                 <LI>INCREASEBUX                                             <LI>ClikSense   <LI>SchnaapKliks                                                           </OL>
</BODY>
<HTML>

olhtml
Ketika menggunakan perintah ordered list maka default penomoran adalah 1, 2, 3, …, Anda bisa mengubah nomor tersebut menggunakan atribut TYPE pada tag <OL>.
  • TYPE = 1 ; daftar berurut dengan nomor 1, 2, 3 (default)
  • TYPE = I ; daftar berurut dengan menggunakan bilangan Romawi besar (I, II, III, IV, …)
  • TYPE = I ; daftar berurut dengan menggunakan bilangan Romawi huruf kecil (i, ii, iii, iv, …)
  • TYPE = A ; daftar berurut dengan menggunakan abjad besar (A, B, C, D, …)
  • TYPE = a ; daftar berurut dengan menggunakan abjad kecil (a, b, c, d, …)
Selain mengubah jenis penomoran, HTML juga menyediakan perintah untuk menentukan nilai awal penomoran. Atribut yang digunakan adalah START = n, dimana n adalah nilai awal penomoran.
Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>OL atribut type</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<OL TYPE=A>
<LI>Tiga Payment Processor Yang Legitimasi :                       
<OL TYPE=I>
<LI>PayPal                                                  <LI>AlertPay
<LI>LibertyReserve
</OL>
<LI>Tiga Lainnya :                                            
<OL TYPE=1 START=4>
<LI>Netteler                                                
<LI>HooPays
                                                          <LI>WebMoney                                               
</OL>
</BODY>
<HTML>

olhtml2

2. Element UL (Unordered List)
Element UL berfungsi untuk membuat daftar tanpa nomor urut (dalam format bullet). Element ini mempunyai attribute yaitu type. Attribute type berfungsi untuk memilih bentuk bullet yang digunakan. Nilai dari pada attribute type ini adalah "circle", "square" dan "disc" . Dalam element UL harus terdapat beberapa element LI.
Sintaks:
<ul  type="circle"|"square"|"disc">
      ..........................
</ul>

Berbeda dengan ordered list, dalam unordered list tidak dijumpai urutan dalam suatu daftar. Setiap bagian dari unordered list ditandai dengan tanda bullet. Tanda bullet menjadi defaultdalam unordered list. Untuk membuat daftar dengan tanda ini digunakan tag awal <UL> dan tag akhir </UL>. Sama seperti ordered list, untuk tiap-tiap bagian digunakan <LI> tanpa tag penutup.
Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Element Unordered List</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Tiga Situs Bisnis Internet                                        <UL>
<LI>PTC ( Paid To Click )
<LI>PTSurv. ( Paid To Surveys )
<LI>PPC ( Paid Per Click )                                  
</UL>
</BODY>
<HTML>

ULhtml1
Selain default tanda bullet, Anda bisa menggunakan tanda cakram/disk, lingkaran, atau kotak. Caranya dengan menggunakan atribut TYPE pada tag <UL>
Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Element UL dengan atribut</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Jenis bisnis Internet Marketing                                   <UL TYPE=square>
<LI>Ad Network                                                <LI>Art Supply Store                                       <LI>Amazon                                                        <LI>etc.
</UL>
</BODY>
<HTML>

ulhtml2
3. Element LI (List Item)
Element LI merupakan isi dari pada daftar. Element ini harus berada di dalam element OL atau UL. Element ini mempunyai attribute type dan value. Nilai attribute type adalah A,a,I,i,1,circle,square,disc dan attribute value berisikan nilai nomor urutan dari attribute type.
Sintaks:
<li type="A"|"a"|"I"|"i"|"1"|"circle"|"square"|"disc">
      ..........................
</li>

Sampai disini saya harap Anda sudah dapat memahami seluiruh element dasar utama pada  program HTML, untuk lebih memperdalamnya lagi silahkan Anda melanjutkannya